Sistem Layanan Rujukan Terpadu Soppeng


Sistem Layanan Rujukan Terpadu atau disingkat SLRT adalah salah satu program Kementerian Sosial dari sekian banyak program lainnya dalam mengatasi problem kemiskinan di Indonesia. Dengan harapan tentunya melalui program ini layanan dasar bagi warga miskin menjadi terintegrasi dan memudahkan bagi daerah-daerah mengindentifikasi warga mereka yang kurang mampu. Bahkan tak hanya sampai pada proses identifikasi, melainkan program ini juga bisa menjadi model rujukan bagi warga guna mendapatkan layanan dasar tersebut. Intinya adalah memberikan layanan yang mudah bagi masyarakat miskin untuk mendapatkan akses ke program pengentasan kemiskinan baik di level daerah, provinsi maupun pusat.






Program yang diluncurkan sejak tahun 2016 ini telah melalui beberapa proses pengembangan seiring semakin kompleksnya kebutuhan warga masyarakat akan layanan dasar diantaranya; kesehatan, pendidikan dan sebagainya. Adapun target pemerintah pusat melalui RPJMN tahun 2019, SLRT sudah bisa hadir di 150 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. 


Berdasarkan data dari Kemensos, perkembangan SLRT sangat menggembirakan. Ini terlihat dari antusiasnya beberapa daerah yang mengajukan permohonan untuk ikut dalam program tersebut. Hal ini disebabkan karena perubahan mindset pimpinan daerah dalam menyikapi persoalan warga terkait masalah kemiskinan dan layanan dasar lainnya. Dinamisasi arus demokrasi menghendaki pemerintah menjadi lebih responsif dalam menangani berbagai persoalan sosial yang terjadi. Dengan kehadiran SLRT, maka bisa dipastikan masyarakat semakin lebih mudah dalam mengakses layanan dasar sedangkan pemerintah menjadi lebih mudah dalam memantau perkembangan sosial masyarakatnya.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Sistem Layanan Rujukan Terpadu Soppeng"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel